oknum kepala pusat kesehatan masyarakat ( puskesmas ) kecamatan mare berinisial af ( 42 ) ini ditangkap pas berduaan bersama-sama ni ( 32 ) di kamar sesuatu tempat tinggal kontrakan di kompleks perumahan azzahra, kelurahan macanang, kecamatan tanete riattang barat.
ni sendiri merupakan seorang bidan yang bekerja di diantara puskesmas di kabupaten bone. keduanya terjaring atas laporan warga setempat yang resah atas ulah kedua pasangan yang diduga menjalin interaksi gelap ini.
pas dibekuk, keduanya tak laksanakan perlawanan dan pilih pasrah digelandang aparat trantib. keduanya pun dibawa ke posko trantib yang berlokasi di halaman tempat tinggal jabatan bupati setempat. penangkapan kedua pasangan ini jadi tontonan warga.
di hadapan petugas, keduanya mengaku tak berbuat mesum. ni mengaku lagi tengah melaksanakan tugas lalu larut malam. "saya melaksanakan skripsi lantaran ingin ujian hari senin, " ujar ni di hadapan petugas.
selama itu, pihak aparat trantib juga tetap laksanakan penyelidikan mengenai dugaan interaksi gelap pada kedua pelaku. seumpama bisa di buktikan, keduanya yang berstatus pegawai negeri sipil ( pns ) ini terancam dicopot dari jabatannya.
"yang lelakinya sesungguhnya kepala puskesmas di kecamatan mare dan sudah beristri dan punyai dua anak. tetapi yang perempuannya juga tetap gadis dan bekerja menjadi bidan di puskesmas panyili, " kata ipda supiadi, kepala unit ( kanit ) patroli motor ( patmor ) polisi resor ( polres ) bone, di hadapan jumlah wartawan.



